Minggu, 05 Mei 2013

Manfaat memiliki asuransi kesehatan bagi individu



 Manfaat  memiliki asuransi kesehatan bagi individu

 

Berbicara mengenai asuransi,artinya kita sedang berbicara mengenai aset,resiko,dan uang pertanggungan.
Kita sama-sama memahami bahwa ada 2 macam aset yang dimiliki setiap orang:
1.Aset nyata (tangible):yaitu aset yang terlihat,seperti yang ada disekitar kita sekarang ini  rumah.mobil.tanah,dan sebagainya,yang tampak oleh mata,dan memiliki nilai ekonomis.
2.Aset yang tidak terlihat (Intangible) :yaitu aset yang tidak dapat dilihat,dan saya yakin setiap orang memiliki ini,yaitu keahlian.
Anda sebagai pebisnis,arsitek,guru,marketing,mekanik,dan sebagainya,kita semua memiliki keahlian dibidang masing-masing.Ini adalah aset yang jauh lebih berharga,jauh lebih memiliki nilai ekonomis jika dibandingkan dengan aset yang pertama diatas.
Dengan memiliki aset yag tidak terlihat ini maka anda  dapat menciptakan aset-aset yang terlihat tersebut.

Kedua jenis aset diatas dapat hancur,atau hilang,dan ini disebabkan oleh resiko,dimana resiko ini adalah kemungkinan terjadi,kejadian buruk yang akan mengakibatkan hilangnya nilai dari aset tersebut.

Dalam asuransi jiwa,pengertian resiko ini adalah kejadian seperti sakit,sakit kritis,cacat permanen,kecelakaan hingga tutup usia.

Kita tentu setuju bahwa,setiap orang di muka bumi ini tidak pernah berharap akan terjadi resiko buruk kepadanya,sekalipun ia memiliki banyak polis asuransi jiwa maupun asuransi kesehatan.
Tetapi kita juga tentu setuju bahwa setiap orang tidak dapat menjamin bahwa resiko buruk tidak akan pernah menimpanya. 

Asuransi tidak untuk  mencegah suatu resiko agar tidak terjadi,tetapi asuransi adalah cara terbaik untuk mengalihkan dampak kerugian ekonomi yang terjadi yang diakibatkan oleh resiko.

Nah...sekarang mari kita membahas lebih dalam lagi mengenai asuransi kesehatan :

Ada 3 kemungkinan yang akan terjadi jika seseorang terkena resiko sakit.
 1.Sakit lalu dirawat dirumah sakit,kemudian sembuh dan bisa kembali bekerja.  
 2.Sakit lalu dirawat dirumah sakit kemudian sembuh dan tidak dapat bekerja kembali.misalnya 
    catat permanen.
 3,Sakit lalu dirawat dirumah sakit dan tidak sembuh lalu tutup usia.

Melihat ketiga kemungkinan diatas,apapun resiko yang akan terjadi pada akhirnya,tetapi intinya adalah uang.Uang yang akan keluar,membayar biaya pengobatan.
Ada 3 macam cara membayar biaya perawatan dan pengobatan untuk resiko seperti diatas.

  • Bagi anda yang belum memiliki polis asuransi kesehatan,juga tidak dibayar oleh perusahaan,alias anda sebagai wiraswasta,bukan sebagai karyawan yang kesehatannya ditanggung oleh perusahaan,maka cara satu-satunya untuk membayar biaya perawatan dirumah sakit adalah dengan membayar pake uang sendiri. Ya...betul  tentunya pake uang sendiri,karena anda adalah sebagai perusahaan asuransi bagi diri anda sendiri.,,,kalau biayanya murah ya...tidak masalah,tetapi jika perawatannya menghabiskan dana yang cukup besar...?Bagaimana...?apakah rela harus kehilangan aset yang selama ini ditabung sekian lama?.Rencananya aset ini untuk biaya pensiun masa depan atau untuk anak melanjutkan kuliah,tetapi harus disetorkan kerumah sakit sebagai biaya pengobatan.Rela atau tidak yang jelas kesehatan lebih utama,sehingga mau tidak mau harus dibayar.              
  • Bagi anda yang bekerja sebagai karyawan disebuah perusahaan,barangkali ini anda terbantu,jika resiko terjadi,ya...perusahaan akan membayar biaya perawatan dan pengobatan.Tetapi pertanyaannya adalah :Apakah semua biaya akan ditanggung oleh perusahaan...?Syukur-syukur demikian,kendatipun banyak juga perusahaan yang menanggung biaya kesehatan sebesar 50 % saja,artinya yang setengahnya lagi adalah anda yang akan membayarnya.Kemudian pertanyaan selanjutnya muncul :Apakah perusahaan akan menanggung biaya pengobatan sampai seumur hidup...?artinya setelah pensiun apakah perusahaan akan tetap memberikan jaminan kesehatan...? Syukur jika iya begitu,tetapi biasanya jaminan kesehatan akan berakhir setelah sang karyawan pensiun,kecuali pegawai pemerintahan, mereka mendapatkan ASKES.                                  
  • Pilihan ketiga adalah Dengan memiliki asuransi kesehatan.Ya...cara paling tepat adalah dengan memiliki asuransi kesehatan,Dengan memiliki asuransi kesehatan,anda sebagai pemilik polis asuransi kesehatan telah mengalihkan,atau mentransfer dampak kerugian yang timbul oleh karena resiko hidup,kepada perusahaan asuransi.Anda juga bebas menentukan sendiri,seberapa besar uang pertanggungan yang ingin anda dapatkan jika resiko itu terjadi.
Melihat perbedaan pilihan pembayaran biaya kesehatan dari ketiga hal diatas,jelas bahwa manfaat memiliki asuransi kesehatan adalah penting bagi kita baik sebagai profesional,maupun sebagai karyawan.Kabar bagusnya saat ini untuk memiliki asuransi kesehatan sudah sangat mudah,banyak agen/marketing asuransi yang menawarkan berbagai produk asuransi kesehatannya.Anda sebagai calon klien tinggal memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan anda.
Demikian semoga bermanfaat.Salam sukses.

















Jumat, 15 Maret 2013

Asuransi Jiwa Dwiguna,Polis manfaat ganda


Polis asuransi jiwa dwiguna adalah  :merupakan polis asuransi jiwa yang sangat populer.
Polis asuransi jiwa dwiguna ini berarti memberikan atau menyertakan dana sebagai bantuan.
Polis asuransi jiwa dwiguna mengandung unsur tabungan dan perlindungan,sehingga polis ini memiliki sejumlah dana yang merupakan tabungan selain uang pertanggungan.

Aturan dan ruang lingkup polis asuransi  jiwa dwiguna 

Tidak seperti polis asuransi jiwa yang lainnya,polis asuransi jiwa dwiguna membayarkan :
-Jumlah uang pertanggungan saat tertanggung meninggal dunia,dalam periode tertentu.
-Seluruh nilai tunai,yang biasanya sebesar uang pertanggungan,bila tertanggung masih hidup pada akhir masa pertanggungan.

Berikut adalah elemen polis asuransi jiwa  dwiguna
 Polis asuransi jiwa dwiguna memiliki 2 elemen
-Elemen perlindungan jiwa
-Elemen tabungan

Elemen perlindungan jiwa 

Polis santunan kematian,memiliki elemen perlindungan jiwa,(Life protection),karena perusahaan asuransi jiwa akan membayarkan sejumlah uang pertanggungan kepada ahli waris saat tertanggung meninggal dunia pada masa pertanggungan tertentu.

Elemen Tabungan  
Polis asuransi jiwa dwiguna membayarkan kepada nasabah Nilai tunai sejumlah uang,yang besarnya sama dengan uang pertanggungan di akhir masa

Fitur polis asuransi jiwa dwiguna adalah:
Berikut adalah fitur polis asuransi jia dwiguna

-Ada penawaran untuk pindah ke polis lain setelah 3 tahun
-Pihak tertanggung boleh menyerahkan polis setelah 3 tahun
-Pembayaran sekaligus (lump sum) diberikan jika tertanggung meninggal dunia
-Jika tertanggung masih hidup  dalam periode pertanggungan jumlah pertanggungan akan diberikan pada tertanggung
-Periode pertanggungan untuk polis asuransi jiwa dwiguna ini biasanya ditentukan sebelumnya,biasanya  minimal untuk jangka waktu 10 tahun
-Pembatalan untuk polis asuransi jiwa dwiguna ini terjadi bila premi tidak dibayarkan selama periode pertanggungan polis
-Single premium (premi tunggal) telah diperbolehkan untuk polis asuransi jiwa dwiguna ini.
-Polis asuransi jiwa dwiguna memiliki jumlah premi tertinggi dari polis asuransi jiwa berjangka (term),dan asuransi jiwa seumur hidup /whole life
-Tertanggung berhak memperoleh pinjaman,setelah polis memiliki nilai tunai,(cash value)
-Suku bunga dikenakan pada pinjaman yang di ambil.

Jenis asuransi jiwa dwiguna
Ada 6 jenis polis asuransi jiwa dwiguna 

Single premium Endowment policy
Dalam polis ini premi dibayarkan hanya satu kali saja

Retirement income policies

Dalam polis ini,tertanggung mendapatkan manfaat pensiun,terhitung sejak hari ia dinyatakan pensiun.
Dalam hal tertanggung meninggal dunia dalam tiga tahun pertama masa kontak,maka total uang pertanggungan diberikan kepada ahli waris.
Tetapi jika tertanggung meninggal bukan dalam tiga tahun pertama masa kontrak,tetapi masih dalam masa periode pertanggungan,maka ahli waris akan mendapatkan Sum Assured (Uang pertanggungan),atau cash value,(Nilai tunai) tergantung mana yang lebih besar.

Pure endowment Plicies

Dengan polis ini,uang pertanggungan diberikan/dibayarkan bila tertanggung masih hidup dalam masa periode polis.

Modifield Endowment policy

Dalam polis ini,premi dibayarkan secara berkala,dengan jarak waktu yang sama.Jenis polis asuransi jiwa Dwiguna ini akan memberikan manfaat Lump sum (secara langsung),kepada pemegang polis,pada saat polis jatuh tempo,(maturity) atau saat kontrak berakhir.

Deposit Term

Dengan polis ini,tertanggung harus membayar premi lebih tinggi,untuk tahun pertama,tetapi  premi perpanjangan berikutnya akan lebih rendah

Juvenile Endowment policies

Polis asuransi jiwa ini untuk anak-anak tetapi dibeli oleh orang dewasa,karena anak-anak tidak memenuhi syarat dalam kontrak asuransi,
Polis ini dibuat untuk menanggung masalah pendidikan/asuransi pendidikan dan biaya menikah.